
Neymar (Benoit Tessier/Reuters)
Jakarta - Neymar dan Edinson Cavani tak lagi berebut menjadi
eksekutor penalti Paris Saint-Germain. Sebelum pertandingan dengan
Bordeaux, sang pelatih Unai Emery, membagi tugas.
PSG berhasil
meraih tiga poin saat menjamu Bordeaux di Parc des Princes, Sabtu
(30/9/2017) dengan kemenangan 6-2. Bukan perkara menang kalah yang
menarik, tapi eksekutor penalti PSG di menit ke-40 sebagai gol keempat
PSG.
Neymar yang maju sebagai eksekutor. Dalam momen itu tak ada
adu argumentasi antara Neymar dengan Cavani seperti saat PSG menghadapi
Lyon pada 18 September.
Bek PSG, Thomas Meunier, mengatakan Emery sudah mengantisipasi situasi
itu. Si pelatih sudah menentukan eksekutor penalti dalam laga itu.
"Pelatih
sudah mengaturnya kemarin. Kalau ada penalti lain maka Edi (Cavani)
yang akan menjadi eksekutornya," kata Meunier seperti dikutip
Mirror. "Ini
akan menjadi pekan yang indah. kami tampil sangat efektif hari ini.
Sistem mengharuskan kami bermain sangat, sangat cepat," tutur dia.
Neymar membuat
brace dalam laga itu. Selain bikin satu gol dari penalti itu, pemain internasional Brasil tersebut mencetak gol pada menit kelima.
Empat
gol lain PSG diceploskan oleh Cavani pada menit ke-12, Meunier menit
ke-21, Julian Draxler menit ke-45 dan disempurnakan oleh Kylian Mbappé
pada menit ke-58. Adapun dua gol Bordeaux dibuat oleh Younousse Sankhare
dan Malcom.
Dengan tambahan tiga poin itu, PSG kokoh di pucnak
papan klasemen dengan 22 poin. Setelah delapan laga, PSG membukukan
tujuh kemenangan dan satu hasil seri.
Sumber : https://sport.detik.com/
ADS HERE !!!